Jumat, Oktober 12, 2012
0

11 oktober 2012. Sebenarnya tidak ada yang special di hari ini, hanya saja rasanya sungguh malas buat beraktivitas. Bangun tidur tidak serta merta dijalani dengan berbenah kamar namun masih enggan beranjak dari kasur, bantal dan guling yang sangat nyaman ini. Tapi entah mengapa kaki ini beranjak keluar kamar dan langsung menuju kamar mandi. Sebenarnya jam itu saya sudah dikatakan siap untuk berangkat kerja namun lagi-lagi malas yang teramat sangat hinggap di raga ini. Bukannya langsung berangkat kerja tetapi malah kembali berbaring di kasur dan membuka notebook dan menonton film dari sana Sampai terdengar panggilan pesan yang memanggil dari galaxy mini saya. Dengan enggan pun mengambil smartphone itu dan membaca nya. "Sialan" kata itulah yang terlontar manakala pesan itu dari partner kerja saya yanh mengabarkan bahwa hari ini dia off kerja. Dan mau tidak mau segera saya beeangkat kerja sekalipun jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi.
Bukan hal baru kalau saya berangkat sampai kantor terlambat, seolah-olah hal itu merupakan tontonan umum pekerja disini. Dengan muka tidak berdosa saya menghadap kepala bagian saya dan mengabarkan perihal partner kerja saya tanpa meminta maaf atas keterlambatan hari ini. Jam demi jam berlalu, beruntung hari ini BOs juga tidak masuk ke kantor jadi pekerjaan sedikit lebih ringan. Apalagi customer yang datang hanya beberapa dan tidak terlalu merepotkan seperti biasanya.
Di sela-sela kerja, kepala bagian saya datang menghampiri dan kita mengobrol santai. Jujur selama 4 tahun saya mengenal beliau baru kali ini beliau bener-bener peduli sama anak buahnya. Bukan berarti yang dulu-dulu enggak peduli hanya saja ini terkai masa depan saya. Beliau hanya menyayangkan saja selama hampir 4 tahun mengabdi disini status saya masih saja "pekerja kontrak". Seharusnya sudah naik ke level "pekerja tetap" di perusahaan ini. Dan beliau pun menyampaikan pandangannya mengenai hal tersebut bahwa aturan itu lah yang membuat pekerja disini yang banyak keluar-masuk. Ditambah lagi aturan-aturan baru yang dianggap irrasional. Bahkan beliau menyarankan untuk tidak bergantung pada peeusahaan ini. Saya di nilai memiliki skill dan masa depan yang masih panjang dan seharusnya bisa dapat lebih dari yang disini.
Dari kacamata saya, bekerja dapat di peroleh dimana saja yang penting halal. Bekerja itu obadah. Di luar ini semua, memang saya ingin menjadi yang lebih dari ini semua, yang saya peroleh saat ini. Tapi sekali lagi semua ini hanya proses, tinggal kita menunggu waktu dan moment yang pas. Dan saya percaya tuhan punya rencana yang luar biasa dalam hidup kita.
Keep posting guys,
Witb love,

AHMAD NURUS SIROT.



0 komentar:

Posting Komentar

Twitter

Follow by Email