Minggu, Desember 23, 2012
0
Kamis, 20 Desember 2012

Berdasarkan kesepakatan yang lalu antara teman-teman seperjuangan KKN dan DPL, hai ini di jadwalkan survey KKN di Kelurahan Tembalang. Jarak yang cukup dekat dari rumah membuat saya agak santai untuk datang kesana. Sampai di lokasi ternyata yang lain sudah bersemangat untuk kegiatan yang satu ini. Namun disayangkan bahwa DPL kita sedikit terlambat hadir karena sedang mengurusi kelompok KKN di lokasi lain dan kecewanya adalah Bp. Margono S.Sos (Bapak Lurah Tembalang) sedang tidak berada di tempat karena sedang menghadiri undangan pertemuan di Kampus Undip Semarang.
Disana kedatangan kita diterima oleh sekretaris kelurahan yang sembari memperkenalkan diri beliau juga menjelaskan seputar kelurahan ini serta permasalahannya. Dengan obrolan yang cukup santai namun serius kita bisa menyimpulkan bahwa terdapat tiga permasalahan utama yang sedang dihadapi kelurahan tembalang ini, diantaranya :
  • Demam Berdarah (DB)

 Seperti yang pernah dibilang Bapak Camat Tembalang bahwa di Kelurahan Tembalang pernah menjadi kelurahan dengan tingkat pendemi DB yang luar biasa. Sekalipun setiap tahunnya penderita wabah ini namun di kelurahan ini masih tergolong tinggi tingkat penderitanya. Ditambah sekarang sudah memasuki musim penghujan yang mana perkembangbiakan nyamuk meningkat berkali-kali lipat. Untuk itu kita diminta dengan aktif ikut mensosialisasikan masalah ini ke warga beserta lembaga-lembaga keluarahan semisal PKK.
  • Kependudukan

 Kelurahan Tembalang seperti yang kita ketahui bahwa sebagian besar penduduknya merupakan warga pendatang. Kampus Undip mampu menyerap ratusan bahkan ribuan orang untuk sekedar menuntut ilmu disini. Dan efeknya adalah tidak terkontrolnya jumlah pendatang yang menetap disini. Sementara data kependudukan dari pemerintah setempat dianggap kurang valid agi, untuk itu selama kita melakukan KKN nantinya diharapkan ikut serta dalam survey kependudukan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan disini.
  • Tanah

Saat ini penghuni bangunan di suatu tanah bukanlah pemilik tanah aslinya. Sejatinya penghuninya sekarang adalah keturunan-keturunan pemilik aslinya. Untuk itu sebagai salah satu program di kelurahan ini adalah memberi sosialisasi mengenai pentingnya kepemilikan status tanah tersebut di kemudian hari dan kita yang bakal melaakukan di kelurahan tembalang ini dimina kesediaannya serta pengetahuan yang sudah kita dapat di kampus untuk membagi informasi seputar status pertanahan tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter

Follow by Email