Minggu, April 28, 2013
1


Ujian TOEFL dah dilalui dengan penuh kejutan-kejutan dan cukup menguras otak serta membuat stres dadakan. Karena saya ikutan ujian di jam pertama dan teman-teman yang lainnya di kloter kedua membuat saya harus menunggu mereka. Bukan karena ada urusan yang terlalu penting, hanya saja kesempatan untuk bisa berkumpul bersama memang tidak boleh disia-siakan. Apalagi ini semester akhir dimana semua dari kita pada ambil skripsi dan artinya adalah sebentar lagi kita semua bakalan ninggalin nih kampus.
Menunggu selama dua jam itu cukup lama namun akan terasa berbeda manakala kita pandai memanfaatkan waktu yang ada. Perpustakaan merupakan tempat yang tepat untuk menghabiskan waktu tersebut. Jangan salah sangka yah, saya memang kutu buku namun kali ini bukan untuk membaca buku melainkan numpang ngadem disana sembari online. Padahal kalo boleh jujur adalah menemani Riki Budi mencicil skripsinya, saya sih cuman online main game sambil ngeblog.
Tepat jam setengah dua siang ujian toefl kloter kedua selesai, sedikit berbasa-basi mengenai ujian tadi yang sepertinya sama saja dengan kelas kloter pertama, ujiannya sulit. Namun pada akhirnya obrolan kita harus disudahi dulu karena perut ini harus segera diisi. Dan Nasi padang menjadi pilihan makan siang kita setelah menghapus Warung Steak dari daftar menu karena semua ingin makan nasi bukan kumpulan daging.
Yang membuat saya sangat excited berkumpulnya tadi adalah dimana selesai makan kita ngobrolin banyak hal, mulai dari masa depan sampai ke hal yang sifatnya privacy. Saya sangat suka saat mereka membicarakan seputar masa depan karena setidaknya itu bisa menggambarkan cita-cita serta harapan mereka kedepan juga sebagai pembelajaran buat saya pribadi dengan membuka mata untuk belajar banyak dari mereka.
Tidak perlu mahal-mahal membeli tiket seorang motivator untuk memotivasi dan membuka mata kita. Kita bisa belajar banyak dari orang-orang disekitar kita yang sebenarnya merupakan ilmu yang tidak bisa kita dapatkan melalui cetakan-cetakan buku, dan tentunya tanpa sepersen pun. Intinya adalah pergunakan waktu berkualitas kita dengan teman kuliah sebelum akhirnya nanti kita lulus kuliah dan akan semakin sibuk dengan urusan masing-masing.

Salam super,

AHMAD NURUS SIROT

1 komentar:

  1. wah dirimu pantes dadi motivator. pengganti marindop teguh hahaha...

    komentar super dari dzofar.com

    BalasHapus

Twitter

Follow by Email