Kamis, Mei 09, 2013
0


Malas diidentifikasi sebagai suatu keadaan dimana seseorang akan enggan melakukan sesuatu, karena sebelumnya sudah berpikiran, atau berpenilaian negatif tentang sesuatu atau memang tidak ada inisiatif untuk melakukan sesuatu. Walau sebenarnya hal tersebut mudah untuk dikerjakannya. (Fastabiq)
Bodoh adalah wajar, karena setiap manusia diciptakan dalam keadaan bodoh. Sekedar bodoh bukanlah masalah namun yang jadi masalah bila bodoh namun merasa paling pandai, sehingga marah bila terbukti bodoh dan hobinya mengajari orang lain agar mereka jadi bodoh seperti dirinya. (Muhammad Arifin Badri)
Judul diatas muncul sebagai bentuk ketidakhabis pikiran saya terhadap orang yang pekerjaannya mengandalkan orang lain. Memang kinerja saya sendiri pun tidaklah sangat bagus namun setidaknya itu adalah usaha saya sendiri. Baik-buruknya saya sendiri yang buat, saya sendiri yang menanggungnya. Percuma dapat predikat bagus namun itu sebenarnya adalah pekerjaan orang lain. tapi semua itu kembali ke masing-masing orangnya sendiri bagaimana cara merebut simpati dari orang lain untuk dirinya sendiri.
Pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya namun justru dibebankan ke orang lain dengan dalih mereka lebih mengetahui merupakan kesalahan fatal. Dengan begitu dirinya sendiri seolah menggaruk luka setengah kering. Dan tanpa sadar telah membuka kacamata orang yang belum mengetahui sebagaimana bahwa anda tidak bisa bekerja. Setidaknya itulah pendapat saya, mau diterima atau tidak bukan urusan saya. Yang terpenting adalah kerjakan apa yang menjadi tanggung jawab kita dengan sepenuh hati. Apa yang bisa kita kerjakan hari ini, selesaikan sekarang.

Salam,

AHMAD NURUS SIROT

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter

Follow by Email