Sabtu, Mei 25, 2013
0


Luar biasa sekali saya punya orang-orang hebat yang selalu menginspirasi rasa untuk tetap selalu menjadi yang terbaik dan bersyukur. Banyak orang yang selalu menggandeng saya dalam kondisi seperti apapun saya. Mereka semua hadir saat saya terjatuh ke dalam titik terendah dan tidak bisa untuk melangkah sendirian. Luar biasanya mereka bersedia meminjamkan tangan untuk berpegangan serta bahu untuk bersandar. Semua itu mereka berikan karena memang di akuinya saya yang menjadi bagian dari mereka.
Kemarin, merupakan hari yang sangat emosinal bagi sahabat saya disana. Datang dengan keadaan biasa dan seperti tidak terjadi apa-apa dan sangat pandai mengecoh semua. Bahkan saya sendiri tidak bisa menerawangnya. Setelah keadaan sekitarnya kondusif barulah dia mau untuk sedikit membuka hal yang sedang menjadi pikirannya. Sebagai sahabatnya, saya hanya bisa meminjamkan bahu saya untuk buatnya bersandar meluapkan segala  emosi dan kegundahannya.
Memang untuk hal-hal yang sifatnya menyangkut perasaan orang terdekat pastinya agak kurang bisa diterima dengan alasan apapun. Terlebih lagi menyinggung "perasaan" orang yang dikasihinya. Mengingat akan perjuangan akan yang dihadapi sudah seharusnya sudah menjadi kewajiban orang yang ahli dalam bidangnya untuk sebagaimana mestinya memberi tahu maupun menasihati. Sebagai yang ngakunya orang yang ahli dengan pendidikan tinggi serta pengakuan dari berbagai pihak sudah seharusnya memberikan apa yang sudah menjadi prosedur akan kode etiknya, bukan malah dengan nada agak tinggi meluapkan kekesalan di hadapan orang awam yang sedang meminta bantuan. Mereka meminta bantuan bukan sembarang meminta seperti orang peminta-peminta. Mereka juga membayar dengan sejumlah uang yang tidak sedikit untuk "membayar" jasa anda. Dan dengan susah payah untuk bisa duduk dihadapan anda.

*buat dokter spesialis jantung di salah satu rumah sakit swasta di semarang, SAYA MERAGUKAN SUMPAH DOKTER ANDA.

*Tante yang disana. Bukan berarti dengan tidak lagi dengan yang ngakunya dokter itu lantas semua akan memburuk. Yakinlah semua akam baik-baik saja. Perlu diingat yah tante, sekarang yang membantu tante itu seorang profesor yang saya yakin lebih paham dan berpengalaman.

*Sahabat ku, semangat yah.. ibu mu kuat dan kamu harus lebih kuat. Para sahabat mu ada disini. Kami siap meminjamkan tangan, bahu atau apapun buat kamu.

Salam,

AHMAD NURUS SIROT.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter

Follow by Email