Kamis, Januari 01, 2015
4


Seperembat abad bukanlah waktu yang singkat untuk dijalani, namun bukan waktu yang lama jika dibandingkan dengan apa yang sudah kita raih. Bagi sebagian orang, umur seperempat abad merupakan salah satu momentum yang harus dirayakan atau setidaknya memiliki kenangan tersendiri. Namun bagi sebagian orang itu hanyalah permainan angka semata.
25 tahun biasanya dijadikan tolak ukur kedewasaan seseorang. Walau tingkatan kedewasaan yang sebenarnya hanya bisa dilihat dari cara orang tersebut bersikap dan bertingkah, namun pada usia tersebut sebagian dipaksa menjadi seutuhnya. 'Gelar' dewasa memang cukup membanggakan, namun apabila dilihat dari apa-apa yang harus dilakukan atau kerjakan agaknya anggapan dewasa cukup menakutkan.
Menjadi anak kecil adalah fase kehidupan paling menyenangkan dimana serasa tanpa beban dan pikirn. Bermain dan belajar adalah dua kegiatan utamanya. Seringnya bermanja-manja bersama kedua orang tuanya tanpa harus memikirkan apa dan bagaimana bisa puas. Menjadi dewasa kita harus bisa mandiri dan menghadapi berbagai persoalan secara bijak dan tepat. Setiap kecerobohan yang terjadi akan di tanggung dia sendiri.
Kala seperempat abad hadir dalam kehidupan, seberapa siapkah anda?

Selamat tahun baru 2015.

Salam Blogger

4 komentar:

  1. Keren rot. Eh pas ndik semarang wingi, kok aku lali gak menghubungi dirimu ya? Khan iso kopdar. Kangen hahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suwun mas ndop. Aku tau mas ndop sibuk pas di semarang, apalagi fans2 mas ndop pada ngerubungi.

      Hapus
  2. Salam Kenal Bang Ahmad......
    Baru terdampar disiini, wah udah seperempat abad ya.... kelihatan sih dari fotonya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal balik yah.. makasih udah mau mampir, jangan bosen2 loh.. walau udah seperempat abad tapi daku masih imut2 kan 😍

      Hapus

Twitter

Follow by Email