Minggu, Februari 11, 2018
0

Malioboro masih menjadi kiblat pariwisata Kota Yogyakarta, tak ayal banyak pusat perbelanjaan, kuliner dan hotel tumbuh subur disana. Kehidupan malam malioboro yang tak pernah sepi menjadi keuntungan tersendiri bagi pelaku usaha dan investor disana, khususnya dibidang perhotelan. Makanya banyak sekali ditemukan hotel-hotel disana, mulai dari kelas melati hingga bintang 5. Selain pesona malioboro, terdapat titik 0 KM Yogyakarta, alun-alun utara, keraton serta tugu yogya yang semakin menjadikan kawasan tersebut lebih hidup.


Dan salah satu hotel yang bisa kalian inap di sekitaran malioboro adalah Sofyan Inn Unisi Hotel. Berada di Jalan Pasar Kembang No. 42, Sosromenduran, Gedong Tengen, Yogyakarta, hotel ini sangat terjangkau dari sisi harga serta letaknya. Lokasi yang bisa dijangkau 5 menit dengan berjalan kaki dari malioboro serta berada di depan pintu keluar Stasiun Tugu Yogyakarta, harga sekitar Rp 350.000,- per malam (bisa lebih murah kalau memakai OTA). Hotel ini masuk dalam kategori hotel syariah, itu artinya sistem dan kemasan syariah berlaku ketat disini.



Hotel berbintang 2 ini mengenakan deposit sebesar Rp 50.000,- dikala kita check in, bakal dikembalikan kembali kok pas check out. Lobi nya sangat kecil untuk sekelas hotel berbintang, ruang tunggu nya hanya bangku yang muat duduk untuk 3 orang. Untuk kamarnya sebenarnya cukup luas hanya saja hampir semua terpakai untuk kasur sehingga sedikit menyusahkan untuk shalat, walau tersedia mushalla di lantai 3. Amenities yang disediakan pihak hotel sangat lengkap, karena ini hotel syariah maka tersedia juga sajadah dan Al-Qur'an (sarung bisa pinjam di lobby). Kamar mandi cukup sempit tapi untuk Solo Traveller saya rasa sudah cukup.


Yang saya suka dari hotel ini adalah view diluar jendela, baik malam maupun dini hari cukup memuaskan. Mini bar nya juga cukup luas dengan kursi yang nyaman, AC juga berfungsi sangat baik. Yang sangat disayangkan adalah channel di televisi kabel nya yang kurang bervariasi, dan itu sangat membosankan. Kunci kamar otomatisnya membutuhkan waktu sekitar 30 detik atau lebih untuk terkunci otomatis, itu sedikit menghawatirkan saya di awal. Anehnya disediakan kertas review hotel untuk pengunjung namun tidak disediakan pensil (mungkin housekeeping lupa kala itu).


Sepanjang lorong akan dikumandangkan adzan ketika memasuki waktu shalat, di luar itu lagu-lagu shalawat atau religi lainnya. Untuk restorannya ternyata cukup minimalis, tidak cukup menampung pengunjung kala high season. Untuk rasa masakannya cukup lah, hanya saja benar-benar harus diperhatikan makanan dan minuman yang sudah habis untuk segera di refill. Dan sedikit saran, ambillah sarapan di awal karena dari segi jumlah masih sangat melimpah, jangan menunggu hingga waktu sarapan hampir habis.


Sayangnya hotel ini masuk kawasan Red Zone untuk ojek online sehingga sangat menyusahkan untuk menggunakan jasa mereka. Di sebelahnya ada kafe kecil yang cukup ramai dan terdapat kopi favorit saya (Americano) juga disana yang jarang bisa ditemukan di kedai kopi manapun. Walau berada di kawasan Sarkem (Pasar Kembang) jangan memiliki stereotip yang selama ini melekat di benak kebanyakan masyarakat yah, karena Sarkem sudah bersih dari "esek-esek" sekarang ini. Sofyan Inn Unisi Hotel ini bisa dijadikan alternatif menginap kala berlibur ke Malioboro mengingat harga yang terjangkau dan lokasi yang dekat.

Salam

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter

Follow by Email