Kamis, November 15, 2012
0
Rabu, 14 November 2012


Malam ini memang sudah saya rencanakan buat nyicil nonton film-film yang sudah pernah saya download yang lalu-lalu. Jatah nya Twilight Saga Breaking Down Part I yang memulai pembukaan di premier malam ini. Namun saya tidak akan membahas film ini karena jujur saja saya tidak bisa mengambil inti sari maupun pesan yang akan disampaikan dalam film ini. Bukan berarti film ini jelek, bukan. Hanya saja kan besok tanggal 16 November 2012 kan bakal premier yang part II nya makanya supaya keinget lagi alur ceritanya makanya disempatkan nonton lagi yang part I.
Sekitar jam 10an malam saat film Twilight selesai langsung saya lanjutkan nonton Step Up 4 Revolution. Film yang pas pemutarannya belum sempat nonton ini memang incaran wajib ketika saya menemukan link download film dan tanpa ragu mengunduhnya saat dapat film nya. Dan malam ini saatnya menikmati hasil jerih payah hasil downloadan. Film yang sangat ciamik tariannya ini memang sangat sayang buat dilewatkan begitu saja. 
Bagi anda pecinta dance mungkin memang film ini cocok buat dijadiin referensi. Banyak gerakan tarian yang luar biasa bagusnya yang bisa dijadikan pelajaran dan keahlian tarian anda. Seperti yang sudah saya duga bahwasanya film ini pasti tidak jauh dengan film-film yang sebelumnya. Memang benar adanya inti dari film tersebut adalah sama hanya saja dengan alur cerita, situasi dan plot nya yang berbeda. Yang mengejutkan dan surprise dalam film ini adalah munculnya pemain-pemain lama dalam sekuel film yang kedua dan ketiga. Meski hanya sebagian dan muncul sebentar namun cukup untuk melepas kangen kita sama pemain Step Up yang lalu.

Cerita berawal dari sekumpulan anak muda pecinta dance yang tergabung dalam THE MOB melakukan serangkaian gerakan tarian di jalanan ramai. Awalnya tujuan mereka adalah mengumpulkan orang-orang untuk memberikan like tariannya yang diunggah ke situs jejaring sosial Youtube. Namun tidak segampang itu mewujudkannya karena semakin kesini ada saja halangan yang dihadapi. Tempat yang selama ini dihuni para THE MOB dan warga akan di relokasi menjadi hotel, mall, perkantoran dan perumahan baru. Dan hal itu semakin membuat mereka mempunyai dua tujuan selain memenangkan US $ 100 dari Youtube juga berusaha agar tempatnya tidak jadi direlokasi. Dengan bergabungnya anak tunggal investor utama yang akan merelokasi kawasan itu dalam THE MOB memberi warna yang berbeda. Dari situ nama THE MOB semakin berjaya di Youtube.

Masalah terjadi saat THE MOB melakukan gebrakan tarian di pusat kota yang pada saat itu sedang berlangsung negosiasi dan perencanaan investasi relokasi tersebut. Mereka melakukan tarian yang luar biasa yang berplot di sebuah gedung perkantoran. Dan disana anak investor juga ikutan flashmob. Namun hal itu membawa petaka bagi dia dan hubungannya dengan THE MOB. Pada saat sedang berlangsung lanjutan negosiasi THE MOB lainnya melakukan flashmob tanpa sepengetahuan penggagasnya dan petaka tersebut dimulai. Mereka di diskualifikasi dari acara Youtube dan investor menuntut mereka. Dan dari sini kita kan ingat kembali sekuel Step Up yang lainnya, yang mana para anggota nya menggundurkan diri dan sang penggagas tinggal sendirian. Dan alur itu hampir semua ada di sekualnya.

Namun tidak beberapa lama mereka saling sadar dan ingin lagi menghidupkan THE MOB. Sekalipun sudah didiskualifikasi namun mereka masih bisa menyuarakan isi hati mereka saat ada pidato investor dengan walikota MIAMI. Disaat itu muncullah mereka dengan flashmob terbarunya dan menyerukan suaranya melalui tarian. Namun dari semua dance yang ditampilkan, paling suka saat mereka melakukan flashmob di museum. Keren dan artistik sekali, saat berkelas.

Dari film ini seenggaknya memberi pandangan bahwa tidak selamanya kita harus selalu mematuhi peraturan yang ada. Karena kan memang ada pepatah yang bilang "Aturan dibuat untuk dilanggar". jadi mulai sekarang keluarlah dari peraturan-peraturan yang membatasi gerak gerik dan kreativitas kita dan ikutilah apa yang sebenarnya kita inginkan. Lakukan dengan konsisten dan kontinyu nanti akan indah pada waktunya.

See you soon,

AHMAD NURUS SIROT

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter

Follow by Email