Selasa, Juli 16, 2013
1
14 Juli 2013

Disetiap bulan ramadhan kegiatan rutin yang tidak pernah ditinggalkan adalah buka puasa bersama. Apapun bentuk acaranya, dimanapun lokasinya, siapapun orangnya, kapanpun waktunya acara tersebut pasti akan selalu terlaksana. Sifat manusia yang sebagai makhluk sosial tidak bisa dipungkiri untuk selalu berkumpul dan bercengkerama. Buka puasa bersama yang dalam pelaksanaannya bersifat kekeluargaan tersebut sangat mengakar dalam tradisi kita. Dengan adanya tradisi tersebut banyak manfaat positif yang bisa diambil juga sebagai sarana kita menyambung tali silaturrahmi.
Hari minggu pertama di bulan puasa ini saya berkesempatan mengahadiri undangan berbuka puasa bersama bareng segelintir teman semasa SMP. Berhubung hari itu juga saya tidak terikat acara dengan siapapun makanya diputuskanlah menghadiri undangan tersebut. Karena kita merupakan alumni dari SMP N 27 Semarang yang terletak dikawasan Ngesrep Timur sehingga lokasi yang dipilih tentunya masih diseputaran sana. Adalah Ayam Goreng Special Lombok Idjo di Jalan Setiabudi 63A Semarang, kalau kita dari Semarang atas lokasi berada di sisi kiri jalan sebelum kawasan Gombel.

Lokasi yang strategis di pinggir jalan utama Kota Semarang membuat Lombok Idjo ini selalu ramai dikunjungi pengunjung. Tempat parkir yang luas ditambah fasilitas tempat ibadah yang lumayan menambah kenyamanan tempat ini. Nama yang sudah dimiliki sebelumnya sehingga cabang yang disini boleh dijadikan tempat alternatif menikmati santapan yang disediakan. Mengingat kita kesana hari minggu di bulan puasa sehingga kita mewaspadainya dengan memesan tempat supaya tidak kecewa saat berkunjung kesana. Dan agaknya memang benar, saat saya menginjakkan kaki ke dalamnya terlihat banyak orang yang berdiri menghalangi jalan dan ternyata mereka sedang mengantri untuk mendapatkan tempat duduk.
Karena mayoritas pengunjung kesana pada jam-jam menjelang berbuka puasa sehingga jangan heran apabila pelayanan disana kurang maksimal. Luasnya tempat yang tidak sebanding dengan jumlah karyawan serta pelanggan yang datang untuk berbuka puasa diperlukan kesabaran ekstra untuk menjalaninya. Saran saya adalah ketika anda berada disana beberapa menit sebelum waktunya berbuka puasa, usahakan selalu sedia minuman dari luar untuk sekedar membatalkan puasa saja. Atau kalau tidak berkunjung kesininya selepas waktu berbuka puasa usai karena terpantau lokasi cukup luang untuk bisa menikmati hidangan disana tanpa harus antri dan berdesakan.
Buat saya pribadi, bukan tentang tempat pelaksanaannya maupun hidangan yang disediakan saat acara berbuka puasa bersama melainkan bagaimana saya harus bisa memposisikan diri sebagai sahabat karib mereka yang cukup lama tidak bergurau lepas seperti dahulu nampak masih sama sebagai Sirot yang dahulu. Memposisikan sebagai anggota keluarga mereka yang akan saling dirindukan ketika esok dan kedepannya harus kembali kedalam rutinitas sibuk harian. Menjaga tali silaturrahmi yang sudah terpatri dengan baik serta menambah keeratan kualitas persahabatan guna menyongsong kebersamaan yang hakiki.

Salam,

AHMAD NURUS SIROT

1 komentar:

Twitter

Follow by Email