Selasa, Juli 21, 2015
2
Sumber foto : Google

Memasuki hari ke enam, film garapan Manoj Punjabi ini masih memiliki peminat cukup banyak di bioskop semarang. Penayangan jam pertama hari ini hampir semua kursi penuh oleh penikmat film Semarang. Cukup bangga juga film ini masih mampu bersaing merebut minat penonton walau gempuran film lokal lain maupun mancanegara juga tidak kalah peminatnya. Dibuka dengan pohon  beringin kembar di alun-alun kidul Yogyakarta yang sekaligus landmark kota pelajar ini penonton langsung bisa menebak set lokasi pengambilan gambar ini, cukup senang juga karena lokasi pengambilan tidak lagi diambil di ibukota mengingat daerah lain juga sama potensialnya untuk pembuatan sebuah film.
Setting tempat di Yogyakarta pastinya membawa berkah tersendiri bagi provinsi yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah ini. Berbagai tempat dan budaya daerah yang sudah sangat familiar ditampilkan dalam film yang berlangsung selama 124 menit ini. Terowongan ke alun-alun, pantai parang tritis, pasar tradisional menjadi pemandangan cantik sembari membawa kita nostalgia ke tempat-tempat tersebut.
Surga Yang Tak Dirindukan menampilkan cerita yang sudah biasa dikalangan masyarakat Indonesia. Film drama ini mengajarkan kita banyak hal yang bisa dijadikan renungan dan pelajaran. Sabar dan ikhlas adalah sifat manusia yang sangat dan sangat sulit untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai manusia biasa. Tidak semua wanita diberi rasa sabar dan ikhlas yang luar biasa manakala sang suami melakukan poligami walau hal tersebut berada pada kondisi yang sangat mendesak. Dongeng dan impian surga yang mereka bangun ketika mengucapkan akad seakan runtuh dengan penghianatan cinta yang dilakukan sang suami. Tanpa mau tau alasan dibalik semua itu, hampir semua wanita pasti merasakan kecewa, sakit, hancur namun semua itu adalah pilihan hidup.
Hadirnya para pemain pendukung di film ini sangat pas dan sesuai dengan tema film nya. Walau drama ini agak serius namun sedikit-sedikit dibumbui komedi sehingga para penonton tidak larut dalam kesedihan yang sangat apik dibawakan seorang Laudya Cynthia Bella. Bagi saya ini bukan film yang 'WOW' namun pesan yang disampaikan sangat banyak dan bisa dijadikan pelajaran.

Salam Blogger.

2 komentar:

Twitter

Follow by Email