Minggu, Oktober 21, 2018
0

Siapa yang tidak pernah naik kereta? mode transportasi masal ini masih menjadi primadona masyarakat dalam bepergian. Baik sekedar untuk kerja, liburan bahkan pulang kampung. Kereta api yang selalu tepat waktu dan full AC bahkan kelas ekonomi menjadi pilihan utama untuk dijadikan mode transportasi favorit. Seiring dengan berjalannya waktu, pihak manajemen PT KAI semakin bagus mengelola perkereta-apian Tanah air. Dimulai dengan tidak adanya pedagang yang lalu lalang di kereta ketika transit, tidak ada calo tiket, tidak sembarang orang bisa masuk ke dalam ruang tunggu, serta pemesanan tiket sudah digital bahkan sejak tahun 2012.


KA Kalijaga merupakan kereta api lokal relasi Semarang Poncol (SMC) - Solo Balapan (SLO) yang melayani pulang pergi sehari satu kali saja. Dari Solo Balapan setiap jam 05:20 WIB dan dari Semarang Poncol jam 09:00 WIB, hanya sekali yah dalam sehari. Dahulu sih awal-awal kereta lokal ini dibuka, dalam sehari kereta ini kalau tidak salah 2 kali dalam sehari (pagi dan sore). Mungkin karena peminatnya yang kurang antusias sehingga diganti sehari sekali. Dan itu pasti penuh setiap weekend dan libur panjang.


KA Kedungsepur juga  merupakan kereta lokal relasi Semarang Poncol (SMC) - Grobogan Ngrombo (NBO) yang melayani pulang pergi sehari 2 kali dari masing-masing stasiun. Dari Semarang Poncol berangkat jam 05:45 WIB dan 15:45 WIB sedangkan dari Grobogan Ngrombo setiap jam 07:50 WIB dan 17:55 WIB. Jadi tidak perlu khawatir jika hanya sekedar jalan-jalan atau transit ke Purwodadi dan ingin pulang sorenya karena ada keretanya.


Kedua kereta api tersebut merupakan kelas ekonomi yang sudah difasilitasi full AC serta colokan charger. Harga hingga kini Rp 10.000,- sekali jalan, ini adalah harga dengan subsidi pemerintah yang sampai sekarang masih diberikan. Aslinya jika tanpa subsidi harga tiket kedua kereta api tersebut berkisar Rp 10.000,- hingga Rp 30.000,- tergantung jarak tempuhnya. Sangat menarik kan harganya? masih tidak mau wisata dengan kereta? Fyi, aku juga belum pernah naik KA Kedungsepur loh (kali aja yang mau ngajakin naik keretanya).


Dahulu pemesanan tiket kereta api  KA Kalijaga bias via online, tentunya sangat memudahkan masyarakat dalam membeli tiket tanpa harus ke stasiun. Namun semenjak awal 2016, layanan ini di hapus hingga sekarang. Pastinya cukup merepotkan harus balik lagi ke stasiun untuk mendapatkan tiketnya. Sedangkan KA Kedungsepur dari awal hingga sekarang tidak bisa dibeli lewat online, harus ke loket stasiun untuk mendapatkan tiketnya. Tulisan ini merupakan pembaruan tulisan yang pernah saya publish Desember 2017 lalu yang mana khusus pembelian tiket kereta KA Kalijaga mengalami perubahan. Dan di tulisan ini ada beberapa perubahan besar yang perlu kalian ketahui.


Khusus pembelian tiket KA Kalijaga dan Kedungsepur di Stasiun Poncol Semarang kini tidak harus mengambil nomor antrian tiket di mesin yang sudah disediakan di depan loket. Sekarang kita bisa mengambil nomor antrian di Customer Service yang berada di samping loket tiket tanpa perlu mengambil nomor antrian khusus CS. Langsung masuk saja dan bilang ambil antrian KA Kalijaga atau Kedungsepur, nantinya bagian CS akan memberikan nomor antriannya. Sebelum ke loket pembelian tiket, isilah formulir pemesanan tiket kereta api. Setelah semua sesuai data KTP atau SIM lalu menuju ke loket 1 dan petugas akan melayani dengan segenap hati. Bayar dengan uang pas saja karena sudah murah dan kita bisa pulang dengan tiket kereta di tangan. Fyi, Loket 1 untuk KA lokal Kalijaga dan Kedungsepur, Loket 2 dan 3 untuk kereta lokal Kaligung serta loket 4 dan 5 untuk kereka jarak jauh tujuan Jawa Tengah lainnya, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Salam

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter

Follow by Email